KABAR 21/ Bulukumba,SPBU ahmad yani terang terang kab.bulukumba diduga kuat telah menjadi lokasi praktik penyalahgunaan BBM subsidi secara sistematis dan masif.Setiap hari nampak pengisian BBM jenis solar dan pertalite ke puluhan jerigen yang dimuat dalam mobil pickup dan minibus.Jumat 02 Januari 2026
Kuat dugaan bahwa ada kongkalikong antara mafia BBM bersubsidi dengan pengelola SPBU, tentunya dengan komitmen dan dengan janji keuntungan yang lebih besar.
Melalui wawancara dengan awak media , Aktivis Andi parman(andis brow) meminta Polres Bulukumba,PT.Pertamina dan BPH Migas untuk segera melakukan penyelidikan kepada SPBU Ahmad yani Terang-Terang dan segera mengambil tindakan konkret.
“Ini bukanlah pelanggaran biasa, tapi ini adalah bentuk nyata yang merugikan negara dan rakyat kecil,”ujar Andis
Dari beberapa info yang berhasil dihimpun media, mafia BBM sukses gerogoti SPBU Terang-Terang dengan modus rekomendasi baik dari nelayan maupun dari petani.
“Mereka gunakan modus rekomendasi namun faktanya BBM subsidi tersebut diduga ditampung di suatu tempat kemudian diselundupkan keluar daerah,”tambah Andis
Andis juga menambahkan,bahwa dirinya siap diajak untuk membuktikan bahwa BBM subsidi dari SPBU Terang-Terang tidak sepenuhnya disalurkan ke petani dan nelayan sesuai rekomendasi yang disodorkan.
Di akhir wawancara, Andis menyampaikan bahwa dirinya telah menyiapkan bukti bukti pelaporan untuk diteruskan ke Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, agar ada penindakan terhadap SPBU nakal.
“Kami juga akan selidiki,kenapa pengelola SPBU jl.Ahmad Yani Terang-Terang ini seolah olah kebal hukum, sehingga begitu bebas melakukan penjualan BBM subsidi dalam jumlah banyak tanpa ada rasa takut sedikit.
KABAR 21










