Paria Laut Takalar Bersinar! Jalan Mulus dan Pintu Gerbang Baru Jadi Magnet Wisata

News29 Dilihat

TAKALAR,KABAR21– “Ini bukan hanya jalan baru, tapi jalan menuju harapan bagi kita semua!” Begitu ucap salah seorang warga setempat saat menyaksikan kemegahan jalanan yang kini menghubungkan masyarakat dengan destinasi wisata Paria Laut di Kecamatan Mappakasunggu. Setelah puluhan tahun terabaikan, kawasan yang dulunya sulit dijangkau kini bersinar lebih terang berkat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Takalar dan Anggota DPR RI H. Hamka B. Kady.

Jalanan yang dulunya penuh dengan lubang dan rusak parah kini telah bertransformasi total. “Puluhan tahun kita menunggu ini. Kadang kala hujan turun, jalan jadi lumpur dan tidak bisa dilewati. Sekarang berbeda – mulus dan nyaman sekali,” tambah warga tersebut dengan wajah penuh senyum,Kamis (22/01/2026).

Dirancang dan dibangun pada tahun 2025, pintu gerbang Paria Laut berdiri gagah sebagai ikon baru destinasi wisata Takalar. “Pintu gerbang ini bukan sekadar penanda masuk, tapi juga lambang bahwa Takalar punya daya tarik wisata yang bisa bersaing,” ujar salah satu pejabat Pemkab Takalar. Di bawah kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Wakil Bupati Hengky Yasin, pengembangan kawasan dilakukan secara berkelanjutan dengan prinsip “dari masyarakat, untuk masyarakat”.

Berjarak sekitar 7 kilometer dari pusat Kota Takalar dan terhubung langsung dengan Jalan Jenderal Sudirman serta Jalan Poros Galesong–Makassar, lokasi Paria Laut sangat strategis. Pada sore hari, hamparan rumput hijau yang luas berpadu dengan empang masyarakat menjadi spot favorit anak muda. “Kita suka datang kesini untuk menikmati matahari terbenam. Suasana yang sejuk dan menenangkan bikin stres hilang begitu saja,” ungkap seorang pengunjung muda.

Malam harinya, kawasan ini tak kalah ramai. “Saat malam datang, angin laut yang segar dan suasana yang tenang membuat tempat ini cocok banget buat kumpul bareng keluarga atau teman-teman,” kata salah seorang pengunjung yang sedang bersantai bersama kerabatnya.

Tak hanya menyuguhkan keindahan alam, Paria Laut juga menjadi ladang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Sejumlah pelaku UMKM telah mulai berkembang pesat di kawasan ini. Salah satunya adalah usaha “View Old” yang menyajikan beragam minuman. “Kami senang bisa berjualan di sini. Pengunjung banyak datang, jadi penghasilan kami juga meningkat. Semoga Paria Laut semakin terkenal ya,” ucap pemilik usaha tersebut dengan harapan yang tinggi.

Dengan perbaikan infrastruktur yang memadai dan penataan kawasan yang matang, Pemkab Takalar berharap Paria Laut tidak hanya menjadi destinasi wisata yang menarik, tapi juga “penggerak ekonomi masyarakat yang mampu membuka lapangan usaha baru dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita,” tutup Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dalam salah satu kesempatan.