98 Persen Penduduk Terlindungi BPJS! Takalar Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

News24 Dilihat

JAKARTA /KABAR21– Pemerintah Kabupaten Takalar menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional setelah berhasil meraih Piagam Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas komitmen kuat daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, di bawah kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Wakil Bupati Hengky Yasin.

Penghargaan diserahkan dalam acara “Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) serta Pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah Tahun 2026” yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/01/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Acara dihadiri oleh para kepala daerah dari seluruh Indonesia, dengan Bupati Takalar hadir langsung bersama Kepala Dinas Kesehatan dr. Nilal Fauziah dan Kepala Dinas Sosial dan PMD Andi Rijal Mustamin untuk menerima penghargaan tersebut.

Kabupaten Takalar meraih kategori Pratama berkat capaian luar biasa: cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan mencapai 98 persen dari total penduduk, dengan tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen. Hal ini menunjukkan bahwa hampir seluruh warga Takalar telah terlindungi dalam sistem jaminan kesehatan nasional.

UHC Award 2026 menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat bagi daerah yang konsisten menghadirkan pelayanan kesehatan inklusif dan berkeadilan, selaras dengan arah pembangunan nasional dan Asta Cita Presiden dalam memperkuat sumber daya manusia.

Bupati Takalar menyampaikan rasa syukur dan menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor. “Universal Health Coverage bukan sekadar angka administratif, melainkan bukti kehadiran negara yang memastikan seluruh masyarakat mendapatkan hak layanan kesehatan tanpa terkecuali,” ujarnya.

Ke depan, Pemkab Takalar berkomitmen menjadikan capaian ini sebagai pijakan untuk terus meningkatkan sistem kesehatan, melalui pembangunan fasilitas, peningkatan kualitas tenaga medis, serta pelayanan yang lebih responsif dan humanis.