Takalar Alami Deflasi -4,38% di Pekan Ke-4 Januari, Pemda Gelar Operasi Pasar Jelang Ramadhan

News37 Dilihat

TAKALAR,KABAR21 – Pemerintah Kabupaten Takalar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan Operasi Pasar pada Kamis (29/01/2026), menjelang kedatangan Bulan Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini dilakukan seiring dengan pencatatan deflasi di wilayah tersebut selama 3 pekan berturut-turut, dengan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pekan ke-4 Januari mencapai angka (-4,38)%, meningkat dari (-4,16)% pada pekan sebelumnya.

Menurut data BPS Takalar, penurunan IPH dipicu oleh penurunan harga beberapa komoditas utama, antara lain Cabai Merah (-1,5928)%, Daging Ayam Ras (-1,2584)%, dan Cabai Rawit (-1,0652)%.

Operasi Pasar diikuti oleh berbagai unsur pemerintah, antara lain Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan; Asisten III Bidang Administrasi Umum; serta perwakilan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Ketahanan Pangan Hortikultura Perkebunan dan Tanaman Pangan, dan Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah.

Hasil pemantauan di Pasar Pattallassang menunjukkan bahwa secara umum harga bahan pokok tetap stabil dan ketersediaannya mencukupi. Beberapa komoditas yang harga stabil antara lain beras biasa (Rp11.000/kg), gula pasir (Rp17.000/kg), terigu (Rp12.000/kg), telur ayam ras (Rp53.000/kg), daging ayam ras (Rp25.000/kg), bawang merah (Rp35.000/kg), dan bawang putih (Rp35.000/kg). Sementara itu, minyak goreng mengalami kenaikan harga menjadi Rp19.000/liter akibat faktor pasokan dan distribusi, yang perlu dilakukan pemantauan lanjutan.