Dari Batu Karang ke Asa Rakyat: TMMD Ke-127 Buka Akses Desa Ara–Lembanna, Nadi Baru Bonto Bahari

News19 Dilihat

KABAR 21 BULUKUMBA — Di tanah berbatu yang keras dan berliku, semangat juang prajurit menyatu dengan harapan rakyat. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026, Kodim 1411/Bulukumba merintis jalan penghubung Desa Ara menuju Desa Lembanna, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Jalan yang selama ini hanya berupa jalur setapak dan sulit dilalui, kini mulai terbuka sebagai nadi baru pergerakan ekonomi dan sosial masyarakat.

Perintisan jalan tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD tahun ini. Medan bebatuan karang tak menyurutkan langkah para prajurit. Dengan peralatan manual hingga dukungan alat berat, mereka bekerja siang dan sore hari, beriringan dengan warga yang turut serta dalam semangat gotong royong.

Kini, melalui TMMD Ke-127, harapan itu perlahan terwujud. Perintisan jalan ini bukan sekadar membuka akses fisik, melainkan membuka peluang baru. Jalan penghubung tersebut diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian, mempermudah mobilitas warga, serta memperkuat konektivitas antar desa di Kecamatan Bonto Bahari.

Letkol Sarman Komandan Kodim 1411/Bulukumba menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. “Jalan ini adalah simbol kerja bersama. Apa yang kami bangun hari ini, akan dinikmati oleh generasi mendatang,” ujarnya.

Secara regulasi, kegiatan TMMD memiliki dasar hukum yang jelas. Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, khususnya Pasal 7 ayat (2) huruf b, menegaskan bahwa salah satu tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) adalah membantu pemerintah daerah dalam pembangunan dan pemberdayaan wilayah. Program TMMD juga menjadi bagian dari sinergi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam rangka pemerataan pembangunan.

Perintisan jalan Desa Ara–Lembanna bukan sekadar proyek pembangunan. Ia adalah simbol semangat juang, ketulusan pengabdian, dan bukti bahwa pembangunan sejati lahir dari kerja bersama. Di antara batu karang yang kokoh, terpahat tekad yang lebih kuat: menghadirkan akses, menghadirkan kemajuan, menghadirkan masa depan.

TMMD Ke-127 di Bonto Bahari telah menunjukkan bahwa ketika semangat juang menyatu dengan kebutuhan rakyat, tidak ada medan yang terlalu berat untuk ditaklukkan. Jalan yang dirintis hari ini akan menjadi saksi bahwa dari desa, kemajuan Indonesia terus dibangun,

(PENDIM BlK )

KABAR :21