Perang Petasan Anak-Anak Desa Patani Pasca Sholat Subuh, Waspadai Resiko Buta Seumur Hidup!

News26 Dilihat

TAKALAR/KABAR21 – Ada Yang Mengkhawatirkan Terjadi Di Desa Patani, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar. Banyak Anak Di Bawah Umur Kerap Terlihat Berkumpul Di Perempatan Jalan Untuk Melakukan “Perang Petasan” – Tepat Setelah Sholat Subuh Selesai Dilaksanakan, Minggu (01/03/2026).

Aktivitas Yang Dilakukan Tanpa Pengawasan Orang Tua Ini Tidak Hanya Membuat Lalu Lintas Menjadi Macet Dan Mengganggu Aktivitas Masyarakat Yang Sedang Bergerak Pagi Hari. Lebih Dari Itu, Ada Ancaman Bahaya Yang Bisa Merusak Masa Depan Anak-Anak Tersebut.

“Risikonya Sungguh Mengerikan! Jika Mata Anak Terkena Percikan Atau Serpihan Petasan, Bisa Saja Menyebabkan Cacat Permanen – Bahkan Kebutaan Yang Akan Menyertai Mereka Seumur Hidup,” Ujar Pelapor Saat Menghubungi Media.

Di Tengah Bulan Suci Ramadhan Yang Sedang Berlangsung, Seluruh Tokoh Agama Di Daerah Tersebut Diimbau Untuk Mengambil Tindakan Cepat. Solusi Yang Disarankan Adalah Menggelar Berbagai Kegiatan Positif Yang Bisa Menarik Minat Anak-Anak, Seperti Perlombaan Membaca Ayat Pendek Al-Qur’an, Perlombaan Adzan Yang Merdu, Hingga Sesi Pembinaan Praktik Sholat Yang Menyenangkan.

“Lewat Kegiatan Seperti Itu, Harapannya Anak-Anak Bisa Mengalihkan Perhatian Dari Hal Yang Berbahaya, Sekaligus Mendapatkan Pemahaman Yang Lebih Baik Tentang Nilai-Nilai Agama Dan Bagaimana Hidup Dengan Benar,” Ujar Salah Satu Warga Yang Tidak Ingin Disebutkan Namanya.

Pihak Berwenang Dan Seluruh Komponen Masyarakat Juga Diminta Untuk Segera Turun Tangan. Tidak Hanya Menghentikan Praktik Yang Membahayakan Ini, Tapi Juga Memberikan Pembinaan Dan Bimbingan Yang Tepat Kepada Anak-Anak Serta Orang Tua Atau Wali Mereka.

(Muhammad Aras)