Hadir Lebih Dekat, Camat Pattallassang Terapkan Pola “Berkantor Keliling” di Kelurahan

News254 Dilihat

TAKALAR/KABAR21– Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang lebih responsif dan humanis, Camat Pattallassang, Bansuhari Said, resmi menerapkan inovasi “Berkantor Keliling”. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah kecamatan untuk menjembatani jarak antara birokrasi dan masyarakat.

Kegiatan perdana dilaksanakan pada Selasa, (07/04 2026), bertempat di Kantor Kelurahan Pappa. Berbeda dengan sistem kerja konvensional yang terpusat, kehadiran Camat langsung di tingkat kelurahan membuka ruang interaksi yang lebih cepat, transparan, dan tanpa sekat.

Layanan Tak Hanya Simbol, tapi Solusi Nyata

Bansuhari Said menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya strategis untuk memastikan kualitas pelayanan berjalan efektif hingga ke akar rumput.

“Dengan berada langsung di lokasi, kita bisa melihat, mendengar, dan merasakan sendiri bagaimana pelayanan berlangsung, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih cepat,” ujar Bansuhari.

Selama bertugas di Kelurahan Pappa, Camat tidak hanya memantau jalannya administrasi, tetapi juga membuka dialog langsung dengan warga. Berbagai masukan, keluhan, dan aspirasi ditampung secara tatap muka untuk dijadikan bahan evaluasi guna perbaikan layanan di masa depan.

Warga Antusias: Akhirnya Bisa Bertemu Langsung

Kebijakan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Salah satu warga mengaku sangat terbantu dengan kehadiran pimpinan wilayah langsung di lingkungan mereka.

“Biasanya sulit sekali bertemu camat. Tapi hari ini kami bisa bertemu langsung tanpa harus jauh-jauh ke kantor kecamatan. Ini sangat membantu,” ungkapnya antusias.

Warga pun berharap pola kerja inovatif ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi jajaran pemerintahan lainnya agar semakin proaktif mendekatkan diri kepada rakyat.

Transformasi Birokrasi yang Adaptif

Langkah “Berkantor Keliling” ini menandai perubahan paradigma birokrasi yang lebih adaptif. Pemerintah kini tidak lagi menunggu masyarakat datang, melainkan aktif mendatangi, mendengar, dan memahami kebutuhan warga secara langsung demi pelayanan yang lebih optimal.