Workshop Kewirausahaan KKN-B Dorong Penguatan UMKM Desa Bungung Loe

News276 Dilihat

JENEPONTO,KABAR21- Mahasiswa KKN-Berdampak Angkatan IV Institut Turatea Indonesia (INTI) Posko 13 Bungung Loe melaksanakan kegiatan Workshop Kewirausahaan dengan tema “Pemberdayaan UMKM untuk Penguatan Ekonomi Lokal” yang bertempat di Kantor Desa Bungung Loe pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh pelaku UMKM, masyarakat desa, perangkat desa, serta narasumber dari Dinas Koperasi dan Bank Sulselbar.

‎Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan penyampaian susunan acara oleh pembawa acara. Selanjutnya, Koordinator Desa (Kordes) Suyatno, menyampaikan laporan kegiatan sekaligus tujuan pelaksanaan workshop sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM desa.

‎Dalam proses persiapan kegiatan, mahasiswa KKN-B juga memperoleh bantuan berupa saran dan masukan dari Posko Empoang melalui Koordinator Lurah (Korlu) Fadly Kuasa, terkait rencana pelaksanaan workshop kewirausahaan. Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk kerja sama antarmahasiswa KKN-B dalam menyukseskan program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat.

‎Dalam pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa KKN-B Desa Bungung Loe juga memperoleh arahan dan dukungan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Sahabuddin Tompo, S.Pd., SE., M.Si., terkait persiapan dan pelaksanaan workshop kewirausahaan. Meskipun tidak dapat hadir secara langsung karena sedang melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di kecamatan lain, beliau tetap memberikan motivasi, saran, dan masukan kepada mahasiswa agar program kerja yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku UMKM desa.

‎Kepala Desa Bungung Loe, H. Jamaluddin, S.Sos., kemudian secara resmi membuka kegiatan workshop. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN-B dan para narasumber yang telah menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.

‎Pada sesi inti kegiatan, narasumber dari Dinas Koperasi, Awaluddin Mahadi, SE., memberikan materi mengenai pengembangan usaha, pentingnya identitas usaha, branding, kemasan, dan strategi pemasaran produk UMKM agar mampu bersaing di pasaran.

‎Sementara itu, narasumber dari Bank Sulselbar, Nursalim Abd Gani dan Novika Dirga Dewi, menjelaskan mengenai pengelolaan keuangan sederhana serta sosialisasi bantuan modal usaha berupa pinjaman tanpa jaminan bagi pelaku usaha kecil. Peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber.

‎Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber dan peserta workshop sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusi dalam kegiatan tersebut.

‎Workshop kewirausahaan ini semakin meriah dengan penyerahan 35 Nomor Induk Berusaha (NIB) secara simbolis kepada pelaku UMKM Desa Bungung Loe yang telah berhasil memperoleh legalitas usaha resmi. Penyerahan NIB tersebut menjadi bentuk nyata dukungan mahasiswa KKN-B dalam membantu masyarakat meningkatkan legalitas usaha guna memperluas peluang pengembangan usaha di masa mendatang.