Dugaan Intervensi Politik, Bawaslu Dan KPU KKT diminta Tertibkan Kades Weratan Sebar Chatingan WAG.

Uncategorized140 Dilihat

 

Berita Saumlaki – kabar21.com

Sumber media ini yang enggan disebut namanya berinisial A bertempat di Desa Weratan, Kecamatan Wermaktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar mengungkap kepada media ini keresahan hatinya menyaksikan perilaku Kepala Desa Weratan WL yang dalam chatingan whatschap group umum, secara terang-terangan telah intervensi politik untuk memilih salah seorang figur Calon Dewan Rakyat Provinsi Maluku. Sabtu (16/12) siang.

 

“Kalau menurut undang-undang yang berlaku sebenarnya tidak boleh, karena namanya ASN dan TNI POLRI tidak bisa untuk Intervensi Politik. Menurut saya itu sudah melanggar undang-undang sebagai seorang pemimpin, seorang kades cukup bersikap netral, bukan mengarahkan, tidak boleh intervensi untuk memilih salah seorang figur calon dewan rakyat.” imbuhnya.

 

Ketika diminta bukti intervensi sang kades, sumber segera tanggap dan membuka sejumlah bukti sebaran chat whatshap dalam group umum dengan jumlah peserta hampir 300 anggota group yang tersebar diberbagai Kabupaten, menyatakan kami masyarakat desa Weratan, Themin dan Keliobar siap mendukung Bapak ES untuk menduduki DPRD Provinsi Maluku. tandas sumber meniru bunyi wag tersebut.

 

“ Saya akan screenshoot lalu simpan dan kirim ke pihak berwenang sebagai bukti dalam bentuk tulisan whatschap yang meresahkan, tidak boleh buat narasi seperti itu.Kades harus diberi peringatan, sebagai seorang pemimpin jelas tidak boleh mengintervensi utk memilih seorang figur.” Jelasnya.

 

Sumber Minta KPU dan Bawaslu KKT yang punya peran pengawasan tertibkan hal seperti ini sesuai perundang-undangan Pemilu yang berlaku sebab sumber mengakui selaku masyarakat kecil banyak kali hanya memilih diam dan dihantui perasaan takut.

 

Kepala Desa Weratan WL ketika dihubungi media ini menolak secara tegas tuduhan dugaan intervensi Pemilu dan memgatakan “ Saya sebagai Kepala Desa sadar sungguh saya adalah Pembina Politik, mana mungkin saya melakukan intervensi politik, itu tidak benar. Yang benar adalah hanya sebatas diskusi dan dialog, bukan suatu pemaksaan, kecuali dalam forum atau pertemuan.” Tegasnya mengelak.

 

Mengakhiri konfirmasi dengan media ini Kepala Desa Weratan WL berharap Calon Dewan Provinsi Maluku dari anak-anak Tanimbar 2 sampai 3 figur bisa keterwakilan penuh kemampuan sehingga Tanimbar bisa lebih diperhatikan dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, pembangunan dan lainnya.(jk)

 

 

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *