Hoak apa lagi dimunculkan orang yang kebakaran jenggot

Uncategorized46 Dilihat

Tapanuli Tengah: KABAR 21.COM.(Pandan) – Setelah Dr. Sugeng Riyanta,SH.MH menjadi seorang Bupati di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut) terhitung dari Bulan Nopember Tahun 2023 lalu, aksi Bersih-bersih yang kini berjalan membuat masyarakat semakin percaya bahwa sosok Sugeng tidak diragukan lagi.

Terhitung baru beberapa bulan menjabat Pj Bupati Tapteng berhasil mengungkap kasus yang selama ini membelenggu para pegawai di Dinas Kesehatan Tapteng. Terungkapnya Kasus pemotongan Sampai 50% Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Jasa Pelayanan (Jaspel) membuat masyarakat semakin percayaan bahwa Roda pemerintahan di tangan Sugeng berjalan dengan mengikuti Prinsip-prinsip pengelolaan yang baik, seperti transparansi (keterbukaan), akuntabilitas, partisipatif dan berkeadilan.
Sosok Pria kelahiran Kulon Progo 4 November 1972 ini membuat banyak kelompok yang menjadi gerah, bahkan berhati-hati atas gebrakan melalui prinsip Good Governance and Clean Government yang dilakukan Sugeng saat ini.

Sementara, pada Selasa, 30 Januari 2023 terbit di media online menyebutkan bahwa Pj Bupati Sugeng Riyanta diragukan akan integritasnya sebagai seorang pemimpin di Tapanuli Tengah. Informasi tersebut juga beredar di media sosial mengungkap rekam jejaknya, Sugeng menggunakan jabatannya untuk kepentingan tertentu disebut dalam akun Facebook ‘Anaktapteng Doau’. mengungkap rekam jejak Sugeng Riyanta saat menjabat Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) di Kejaksaan Tinggi Riau.

Atas berita yang sudah beredar, justru ditanggapi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Provinsi Bangka Belitung (Babel) ini dengan santai. Sugeng menyebutkan, bahwa informasi itu tidak benar, itu merupakan fitnah. Bahkan Sugeng telah memprediksi sebelumnya akan adanya fitnah tersebut dan itu hal yang lumrah sebagai sebuah resiko dari pilihan kebijkan sebagai Pj Bupati Tapteng

Pasti kebijakan dan keputusan saya disamping membahagiakan sebagian warga Tapteng, juga pasti membuat marah dan tidak suka pihak yang merasa dirugikan. Postingan fb dari akun tidak jelas itu adalah mewakili perasaan pihak yang merasa dirugikan dari kebijakan dan keputusan saya,” kata Pj Bupati Tapteng, Selasa (30/01/23) tepatnya disore hari.

Selain muatannya fitnah dikatakan Sugeng, Tapi ada hal yang lucu dari fitnah tersebut. Yang lucu itu terkait disebut. “Bahwa saya dan istri tahu tentang CV. Yatnosons dan seseorang yang bernama Teni. Ya jelas tahu dong, karena CV. Yatnosons itu perusahaan di solo milik dari kakak ibu mertua saya yaitu Pakde Suyatno Luhur, sedangkan Teni itu kakak sepupu istri saya. Makanya ketika saya dan istri membaca tulisan itu, kami berdua ketawa bareng. Tentang katanya saya tidak beres saat nangani perkara di Kabupaten Pelalawan ketika menjabat Aspidsus. Semua ini membuktikan bahwa yang menulis status fb itu, pikniknya kurang jauh ha ha,” ujarnya santai.

“Dibandingkan dengan fitnah dan serangan yang ditujukan kepada Rasulullah Muhammad SAW saat berjuang membebaskan kota Makkah dari jaman kegelapan era jahiliyah, fitnah yang ditujukan pada saya ini mah enteng dan kecil banget. Jadi terserah masyarakat saja yang menilai, masyarakat sudah pintar dan bijaksana.

(Jonni Sihombing)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *