Irsan Hb mengampaikan bahwa orang yang mengaku ngaku wartawan diperusahaan nya yang disebut bodrek atau gadungan yang memeras narasumber bisa dipidana karena melakukan pidana

Uncategorized174 Dilihat

Irsan Hb Dg Jarre Direktur Utama Perusahaan Putra Pradayudha Rezki Menyampaikan Jika ada pejabat publik dan masyarakat yang merasa dirugikan oleh oknum yang mengaku dirinya sebagai wartawan yang bernaung di perusahaan Media “abal-abal” sebaiknya melapor ke polisi karena wartawan profesional bekerja mengacu kepada Kode Etik Jurnalistik.

“Wartawan itu acuannya jelas, mereka bekerja berdasarkan kode etik dan ketentuan yang berlaku. Bila ada masyarakat dirugikan oleh oknum yang mengaku wartawan, namun orientasinya uang, mencari-cari kesalahan instansi/perusahaan atau pejabat,

Nama setiap Wartawan/Karyawan Perusahaan Putra Pradayudha Rezki terdapat di dalam Box Susunan Redaksi dan dalam melaksanakan tugas dibekali Kartu Pers. Jika ada oknum yang mengaku-ngaku wartawan/karyawan Perusahaan Putra Pradayudha Rezki

Namun tidak memiliki kartu Pers atau kendatipun memiliki Kartu Pers, tetapi namanya tidak tercantum di dalam Box Susunan Redaksi ini berarti yang bersangkutan bukan wartawan/ karyawan Perusahaan Putra Pradayudha Rezki. Dan segala aktivitasnya bukan tanggungjawab kami. Demikian untuk diketahui, beritikad tidak baik laporkan saja kepada pihak berwajib

Wartawan itu profesi yang suci. Mereka yang melakukan praktik buruk seperti memeras, mencari-cari kesalahan pejabat, perusahaan, dan bermotif uang atau materi, mereka itu bukan wartawan, melainkan oknum masyarakat. Karena itu, narasumber jangan segan-segan melaporkan mereka ke polisi,” Tegas Irsan Hb.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *