Mengakhiri Tahun 2023, Bulog Saumlaki Fokus Salurkan Bantuan Pangan Pemerintah RI.

Uncategorized115 Dilihat

Saumlakik – abar21.com | Bulog adalah BUMN yg diberi Mandat oleh Pemerintah Republik Indonesia mengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk ketahanan dan kedaulatan pangan yang penyaluran dan peruntukannya sesuai Penugasan Pemerintah dengan dibatasi Aturan dan kebijakan dari Pemerintah.

 

Ronal Tahilatu, Kepala Gudang Kantor Bulog Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar ketika ditemui media ini di kantornya, mengatakan saat ini fokus kejar bantuan pangan yang diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat sesuai Data Kementerian Sosial Republik Indonesia. Rabu (06/12) .

 

“ Kami saat ini kejar beras bantuan pangan yang diberikan cuma- cuma kepada masyarakat setiap Kepala Keluarga (KK) mendapat 10 kg,

Kemarin sudah tersalur bulan September, Oktober, November, sekarang untuk bulan Desember” jelas Ronal.

 

Lanjutnya, sesuai instruksi Presiden untuk beras bantuan pangan bulan Desember 2023 adalah sekitar 90 ton beras akan diserahkan kepada 90.000 Kepala Keluarga lebih yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya dan angkutan transportasi beras dilayani kapal Pelni Km. Sabuk Nusantara 67 dan Km. Sabuk Nusantara 104.

 

Ketika ditanya soal kualitas beras, Ronal akui dijaman lalu kwalitas kurang bagus, maka sekarang sudah ada perbaikan dari Pemerintah bahwa Bulog hanya sebagai penyedia barang saja kemudian diawasi oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kantor Pos sebagai Distributornya dengan tujuan bahwa ada disana ada saling mengontrol. Tukasnya.

 

“Bulog Penyedia Barang, Dinas Ketahanan pangan yang mengontrol Bulog, Kantor Pos yang mendistribusikan barang supaya dengan begitu kwalitas beras bisa terjaga” imbuhnya.

 

Mengakhiri pembicaraannya, Ronal tegaskan upaya Bulog untuk selalu membantu masyarakat dalam bentuk beras murah maupun bantuan beras secara cuma-cuma sehingga diharapkan tidak terjadi kegaduhan, sementara masyarakat memang merasa terbantu.

 

“ Bila ada masukan dan kegaduhan, maka Bulog akan semakin membatasi yang tadinya perorang bisa membeli 10 sak beras kemasan 5 kg, akan dibatasi menjadi 5 sak beras kemasan 5 kg dan seterusnya. Tutupnya.(jk)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *