Perjuangan Personel Polres MBD Bersama PPK dan Bawascam Kawal Logistik Pemilu Seberangi Sungai Menuju TPS

Uncategorized34 Dilihat

kabar21.com_
Polres Maluku Barat Daya – Sebagai upaya terciptanya rasa aman dan lancar dalam pendistribusian dokumen pemilu menuju ke TPS, Polres MBD dan Polsek jajaran berupaya mempersiapkan diri dalam melaksanakan tugas Kepolisian untuk pengawalan dokumen pemilu menuju ke TPS demi terwujudnya Stabilitas Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kali ini Personel Polres MBD Aipda Tabarudin bersama pegawai PPK Kecamatan Wetar Utara Semuel Laimeheriwa, pegawai Panwascam Syalom A. Totomutu dengan dibantu warga memikul kotak suara bergeser dari Desa Erai Kecamatan Wetar Barat menuju ke TPS di Desa Nabar Kecamatan Wetar Utara Kabupaten Maluku Barat Daya pukul 13.30 Wit pada Selasa siang (13/02/2024).

Pelaksanaan pengawalan logistik pemilu menuju ke TPS di Desa Nabar terhalang oleh cuaca laut yang ekstrim sehingga motor laut yang ditumpangi petugas pengamanan Polri , PPK dan Bawascam berlindung di Desa Erai pada Senin (12/02) nantinya pada Selasa (13/02) barulah rombongan berangkat bersama logistik pemilu ke TPD di Desa Nabar.

Dengan adanya cuaca yang tidak menguntungkan (hujan dan angin) Aipda Tabaradin mengambil inisiatif untuk berangkat membawa logistik pemilu yang terdiri dari kotak suara sebanyak 5 buah, bilik suara 4 buah serta logistik pendukung lainnya 1 box plastik putih bening ukuran 25 L ditempuh dengan berjalan kaki sejauh 10 KM menanjak melewati aliran sungai dengan tingkat kesulitan yang sangat beresiko.

Berkat kesigapan dan keuletan anggota Polri bersama PPK dan Panwascam yang mengawal logistik pemilu saat menyeberangi sungai kemudian melanjutkan perjalanan memakan waktu kurang lebih 2 jam akhirnya sekitar pukul 15.00 Wit rombongan tiba dengan selamat di Desa Nabar, kegiatan berlanjut dengan dilakukan penyimpanan logistik pemilu di kantor Desa Nabar dengan baik dan aman.

Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Pulung Wietono, S.I.K melalui Kasi Humas Ipda Wempi R. Paunno, Kegiatan pengawalan logistik pemilu menuju ke TPS adalah sebagai bentuk kesiapan Personel Polri dalam pelaksanaan pengamanan dan pengawalan logistik pemilu menuju ke TPS, disamping itu berbagai upaya juga dilakukan untuk menetralisir adanya tingkat kerawanan yang sewaktu-waktu dapat terjadi selama berlangsungnya kegiatan tersebut.

“ Pengawalan logistik pemilu yang dilakukan Polri dengan memperhatikan kondisi geografis wilayah dengan tingkat kesukaran yang tinggi adalah suatu resiko mutlak yang harus dihadapi oleh personel Polri di lapangan demi keberhasilan dalam pelaksanaan tugas. “ tutur Kasi Humas.

Kasi Humas juga menambahkan, dengan adanya kondisi wilayah yang dihadapi dalam pengawalan logistik pemilu menjadikannya sebagai tantangan tersediri sehingga kita (polri-red) dituntut dapat bekerja dengan baik secara proporsional dengan mengerahkan segala kemampuan yang ada guna terjaminnya keamanan dan keselamatan terhadap semua pihak yang terlibat dalam pengawalan logistik pemilu.

Kasi Humas juga menegaskan, sesuai arahan Pimpinan dalam pelaksanaan tugas hendaklah menjaga nama baik Polri, ini merupakan agenda Nasional yang diselenggarakan secara serentak di seluruh tanah air serta menjadi perhatian bangsa terhadap kinerja yang ditunjukkan Polri dalam pengamanan Pemilu, untuk itulah setiap personel diminta untuk bekerja secara professional guna terwujudkan pelaksanaan pemilu yang aman, lancar dan damai.

“ Pimpinan berharap kepada seluruh personel Polres MBD dan Polsek jajaran yang terlibat pengamanan pemilu pada setiap TPS agar memahami batasan-batasan tugas yang harus dilakukan, semoga Pemilu dapat berlangsung dengan aman, lancar dan damai, Polri bertekad mengamankan Pemilu 2024 dengan profesionalime dan dedikasi yang tinggi demi suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi pemilu ini. “ tutup Kasi Humas. (Gayus)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *