Buka LK II HMI Takalar, Bupati Takalar Ajak Kader Muda Taklukkan Tantangan Era Digital

News23 Dilihat

TAKALAR,KABAR21 – Membangun generasi pemimpin tangguh dan adaptif terhadap kemajuan zaman menjadi fokus utama dalam Latihan Kader II (LK II) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takalar. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, di Ruang Seminar Kantor Bupati Takalar, Senin malam (15/6/2026).

Sebagai bagian dari program kaderisasi tingkat nasional, LK II bertujuan mencetak kader yang matang secara intelektual, analitis, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Puluhan peserta dari berbagai daerah hadir dengan mengenakan atribut khas HMI, menciptakan suasana yang penuh semangat kekeluargaan dan belajar.

Turut menyemarakkan acara hadir Ketua DPRD Takalar Muhammad Rijal, Anggota DPRD sekaligus Presidium KAHMI Takalar Mansyur Salam, Ketua Bawaslu Takalar Nellyati, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Parawangsa, serta tokoh nasional HMI dan KAHMI yang datang hingga dari Jakarta.

✨ Visi “Ekonomi Digital”, Bukti Langkah Maju Takalar

Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye menegaskan bahwa Kabupaten Takalar kini melangkah maju dengan visi unggulan: “Takalar Maju, Berdaya Saing Melalui Ekonomi Digital”.

“Kalau kita cari, mungkin hanya Takalar yang memasukkan unsur ekonomi digital dalam visi daerahnya. Ini bukti kita berpikir jauh ke depan dan siap bertransformasi,” ujarnya tegas.

Ia mengajak seluruh kader muda untuk menjadi garda terdepan dalam menjawab tantangan zaman. Menurutnya, kemampuan beradaptasi dan meningkatkan literasi digital adalah kebutuhan mutlak yang harus dijalankan bersama oleh pemerintah, dunia pendidikan, dan generasi muda.

“Pemimpin masa depan harus bisa membaca perubahan dan menghadirkan inovasi. Birokrasi yang kaku harus berubah agar tetap relevan. Ini yang disebut leadership in change,” tambah Bupati.

🤝 Manfaat Ganda: Cetak Kader dan Kenalkan Potensi Daerah

Selain sebagai ruang pengembangan kapasitas, Bupati Daeng Manye menilai kegiatan ini membawa dampak positif bagi promosi daerah. Kehadiran peserta dari luar daerah menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan kekayaan Takalar.

“Takalar punya segalanya: pulau, pantai, pegunungan, hingga dataran rendah. Ada 7 destinasi wisata unggulan, termasuk Danau Pamukkale yang semakin dikenal. Semoga para peserta bisa berkeliling dan melihat langsung potensi kami,” harapnya.

Ketua HMI Cabang Takalar, Aditya Cokaz, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Pemkab Takalar. Ia berharap LK II ini melahirkan kader yang tidak hanya cerdas, tapi juga peka terhadap masalah sosial dan siap bersinergi membangun daerah.

“LK II ini bukan sekadar pelatihan, tapi tempat merumuskan gagasan nyata. Kami ingin lahir kader yang sejalan dengan visi Takalar di era digital ini,” tutupnya.